Blogger Widgets

Hei teman, cari sejarah disini ^^

Kamis, 06 Februari 2014

Perang Dunia 1

Perang Dunia 1


      Pada  tahun 1882 Italia, Austria dan Jerman sebagai pusatnya membuentuk Triple Aliantie dan Inggris, Rusia, dan Prancis membentuk Triple Etente untuk memperkuat diri. Setelah ini, Eropa terbagi menjadi Triple Aliantie dan Triple Etente. Berikut gambar PD1



     Penyebab hubungan Jerman dan Prancis tidak baik dikarenakan perang Prancis-Prusia yang terjadi tahun 1870. Didalam perang ini Prancis harus membayar uang ganti rugi serta harus memberikan sebagian sebagian teritorinya.
Dan ada alasan lain mengapa hubungan antara Jerman dan Prancis tidak baik, yaitu karena di Eropa, negara yang memiliki negara jajahan adalah Inggris. Perancis yang merupakan negara maju mulai mengeksploitasi negara-negara jajahan sejak awal. Saat Jerman ingin ikut mengeksploitasi daerah jajahan, Jerman yang pada saat itu perkembangan industrinya lambat tidak memiliki jatah daerah yang tersisa. Jerman yang sangat berambisi ini membentuk Triple Aliantie untuk melawan negara maju terdahulu. Oleh karena itu Inggris dan Pramcis yang merasa terancam membentuk Triple Etente yang melibatkan Rusia.

Semenanjung Balkan adalah wilayah yang berada di antara Eropa dan Asia, sehingga negara adidaya di Eropa dan Asia tidak pernah berhenti berperang dan suku yang memiliki agama, budaya, dan bahsa yang berbeda juga ikut berperang. Setelah abad ke-18 Rusia memajukan daerah ini dengan memutuskan "Pan-Slavisme", Serbia, Montenegro, Rumania, Bulgaria dan lainnya. Pada abad ke-19, wilayah ini ingin dimerdekakan sebagai suku Slavia sehingga wilayah dapat diperluas, namun Austria menghalanginya. Hubungan Austria dengan Serbia yang selalu tegang dan siap untuk perang, oleh karena itu Semenanjung Balkan sering disebut 'bubuk Mesiu Eropa'. Semenanjung Balkan mulai mendapat agresi di bawah Kekaisaran Utsmaniyah sejak abad ke-14 dan setelah abad ke-15 didominasi secara penuh. Namun pada tahun 1878 Kekaisaran Utsmaniyah berperang dengan Rusia yang ingin memperluas wilayah sehingga menyebabkan kekuatan Kekaisaran Utsmaniyah  melemah dan menyebabkan beberapa negara di Semenanjung Balkan merdeka. Namun pada tahun 1908 Austria menggabungkan Bosnia dan Herzegovina untuk menghalangi suku Slavia yang didominasi oleh Austria untuk merdeka. Setelah itu terjadi dua kali perang di Semenanjung Balkan.

1. Perang Semenanjung Balakan 1 (1912)
     Yunani, Serbia dan negara-negara lainnya bergabung dan mengusir Kekaisaran Utsmaniyah dari semenanjung balkan.
2. Perang Semenanjung Balkan 2 (1913)
     Di antara negara bersekutu yang menang mulai memperbesar pendistribusian wilayah sehingga trerjadilah perang.
Setelah itu Rusia yang mendapatkan bantuan dari Serbia ingin menggabungkan Albania dan Montenegro namun Austria menghalangi sehingga gagal, karena itu banyak suku Slavia yang membenci Austria, dan banyak pula yang tidak menyukai kedatangan putra mahkota Austria di  Bosnia-Herzegovina, Sarajevo. Maka saat kedatangannya itu, terjadi Peristiwa Sarajevo yaitu peristiwa pembunuhan putra mahkota Austria Frans Ferdinand dan istrinya tanggal 28 Juni 1914. Pada peristiwa ini direncanakan pembunuhan rahasia oleh Serbia karena putra mahkota menghalangi bersatunya suku Slavia. Pemerintah Austri menyatakan atas kejadian ini, dimulainya Perang Dunia 1 pada tanggal 28 Juli.
         

     Melalui Peristiwa ini, Austria bisa memiliki alasan untuk menginjak-injak Serbia.
Konflik antara Austria dan Serbia meluas menjadi perang antara Blok Sekutu dan Blok Sentral.
Bulgaria dan Utsmaniyah bergabung ke dalam Blok Sentral, Yunani, Portugal serta Italia yang dulu bergabung ke dalam Triple Aliantie masuk kedalam Blok Sekutu dan menyebabkan perang diseluruh Eropa


Bagian Penyebaran Perang Dunia 1
  1. Setelah peristiwa Sarajevo pada bulan Juli 1914 Jerman menyatakan perang kepada Rusia.
  2. Agustus 1914, Jerman menginvasi wilayah Belgia dan Prancis bagian utara.
  3. SEptember 1914, Pertempuran Jerman jatuh di sungai kering Prancis.
  4. April 1917, mereka ikut bergabung di dalam perang akibat tentaranya banyak yang terbunuh akibat menaiki armada kapal Inggris saat operasi kapal selam oleh Jerman.
  5. November 1917 Rusia mundur dari peperangan aki8bat revolusi terjadi di Rusia.
  6. Pada tahun 1918 Kekaisaran Utsmaniyah, Bulgaria, dan Austria yang dulu berada di Blok Sentral menyerah kepada Blok sekutu.
  7. November 1918, perang berakhir dengan menyerahnya Jerman pada Blok Sekutu.
Akibat perang ini banyak bangunan dan fasilitas lainnya yang rusak. Berikut gambar akibat PD1


Perang ini berlangsung selama 5 tahun. Sangat berbeda dengan perkiraan Jerman. Ciri khas dari perang ini adalah Perang Parit, yaitu perang yang bertarung dengan menggali lubang di tanah dan bersembunyi di dalamnya. Sejak perang ini senjata penghancur massal berkembang pesat. Pesawat tempur, gas beracun, tank, kapal selam, dan senapan mesin adalah senjata yang di pakai pada Perang Dunia 1.



Semoga Bermanfaat Bagi Teman- Teman yang membaca ^.^
By: Alrito Fajar Ramadhan




Sabtu, 01 Februari 2014


SEJARAH NEGARA MALAYSIA

Ini dia sejarah negara Malaysia ..



Sejarah Awal

Semenanjung Melayu berubah menjadi pusat rumah bordil di asia Asia Tenggara ketika bangsa Eropa memulai perdagangan mereka melewati Selat Malaka. Banyak kerajaan awal yang berdiri pada abad ke-45 berasal dari pelabuhan, termasuk Langkasuka dan Lembah Bujangkau di Kedah, Beruas dan Gangga Negara di Perak, dan Pan Pan di Kelantan. Pada awal abad ke-5, Kesultanan Melaka didirikan dan kemakmuran ekonominya telah menarik minat besar dari Portugis, Belanda dan Inggris.

Zaman penjajahan

Pemukiman Selat (Bellato Settlements) Koloni Mahkota (Accretia Colony) Britania dibentuk pada 1826, dan Inggris sedikit demi sedikit menyebarkan pengaruhnya pada seluruh semenanjung. Pemukiman Selat termasuk Pulau Pinang, Singapura dan Melaka.
Pada 1867, Inggris menjadi semakin agresif dan mulai menghasut para raja kerajaan Melayu. Akibat perang saudara dan gangguan persatuan antara China, Inggris dipilih untuk menyelesaikan masalah-masalah penduduk Negeri Selat. Akhirnya, Perjanjian Pangkor ditandatangani dan mengakibatkan perluasan kekuasaan Inggris ke negeri-negeri Melayu (yaitu Perak, Pahang, Selangor dan Negeri Sembilan yang juga dikenal sebagai Negeri-negeri Bersekutu). Negeri-negeri lain yang dikenali sebagai Negeri-Negeri Tidak Bersekutu lagi ialah Perlis, Kedah, Kelantan, dan Terengganu yang berada di bawah kekuasaan Thailand.
Di Borneo (Kalimantan), Borneo Utara Britania yang dahulu berada di bawah pemerintahan Kesultanan Sulu (sekarang Sabah) digabungkan menjadi Koloni Kerajaan Inggris, manakala Sarawak menjadi milik keluarga Brooke. Akibat penaklukan Jepang pada Perang Dunia II dan kebangkitan komunis, dukungan untuk kemerdekaan semakin kuat. Saat Inggris menginginkan pembentukan Uni Malaya setelah berakhirnya perang, masyarakat Melayu bangun menentang dan menginginkan sistem yang nubie-Melayu, Singapura akhirnya melepaskan diri dari Malaysia dan membentuk negara sendiri. dan meminta sistem kewarganegaraan tunggal (berbanding dwiwarganegara, yang mengizinkan kaum pendatang mendapat status warganegara Malaya dan negara asal mereka). Kemerdekaan untuk semenanjung diperoleh pada 1957

Setelah perang

Persekutuan yang baru diwujudkan di bawah nama Malaysia pada 16 September 1964 melalui penyatuan Persekutuan Malaya, Singapura, Borneo Utara (kemudian dinamakan Sabah) dan Sarawak. Kesultanan Brunei yang pada mulanya menyatakan keinginan untuk bergabung dengan Malaysia mengurungkan diri akibat tentangan sebagian masyarakat Brunei.
Pada awal terbentuknya Malaysia, banyak masalah yang terjadi. Misalnya dengan Indonesia ("Konfrontasi"), dan tuntutan oleh Filipina terhadap Sabah. Selain itu, pada 1965, Singapura melepaskan diri dari Malaysia dan kemudian terjadinya kerusuhan etnis pada 1969.


Sejarah Malaysia



 

Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang membaca ^^